Wednesday

5 Alasan Kuat Naruto (dan Sasuke) Tidak Mati Dibunuh Kawaki


Sasuke Menangisi Kematian Naruto


[Full Copied From Duniaku.net]

Salah satu adegan yang paling ramai dibicarakan setelah episode pertama anime Boruto ditayangkan 5 April 2017 kemarin adalah ketika Kawaki bertarung melawan Boruto, berlatar Konoha yang hancur, dan kata-kata penuh makna: “Aku akan mengirimmu ke tempat dimana aku mengirim Hokage ke-7, Boruto.”

Tagar Naruto mati pun ramai bertebaran. Sebaliknya, kami memiliki lima alasan kenapa Naruto tidak mati dalam manga dan anime Boruto nantinya (No. 5 yang sudah pasti terjadi saat ini).

Adegan tersebut awalnya membuat geger Mei 2016 lalu, ketika chapter pertama manga Boruto bocor. Kata-kata Kawaki jelas, akan mengirim Boruto ke tempat dimana Hokage berada.

Meskipun tidak jelas apa maksudnya, namun banyak yang memperkirakan jika Kawaki sudah membunuh Naruto (tempat dimana dia mengirim Naruto itu akhirat), era shinobi juga akan dia akhiri dengan membunuh Boruto.

Berlanjut dengan episode pertama anime Boruto yang kembali dihiasi dengan adegan kontroversial tersebut, banyak yang bertanya-tanya, apakah benar Naruto akan mati? Jelas banyak naver yang tidak terima. Apalagi sudah lebih dari satu dekade mereka menghiasi hidupnya dengan Naruto.

Meskipun hidup terus berlanjut, dan manusia pasti akan mati, namun kami memiliki 5 alasan kenapa Naruto tidak mati dalam cerita Boruto nantinya.

1. Naruto Memiliki Kekuatan Setara Dewa


Setelah Shinobi keempat berakhir, Naruto bisa dikatakan memiliki kekuatan yang sangat besar. Bahkan banyak yang menganggap kekuatannya tidak mengenal batas. Naruto bisa saja menghancurkan sebuah negara shinobi menggunakan kekuatannya sendiri.

Dia memiliki chakra Enam Jalur Pertapa, akses ke chakra dari semua Tailed Beasts, menguasai mode Sage, menyempurnakan Rasengan ayahnya, dan bisa dikatakan juga, dialah Kage terkuat saat ini.

Meskipun dia lebih lemah saat ini dibandingkan setelah pertarungan akhirnya dengan Sasuke karena sudah jarang bertarung atau menjalankan misi (hei, Goku dan para petarung Z juga makin lemah lho jika tidak berlatih atau bertarung), namun dia tetap bisa dianggap sebagai shinobi terkuat di cerita Boruto.

2. Memiliki Kemampuan Memulihkan Tubuh yang Hebat


Kita juga sudah mengetahui jika Naruto ini seorang shinobi dengan kemampuan memulihkan diri yang tinggi diantara teman-teman seangkatannya. Dia bisa pulih nyaris dari semua luka yang didapatkannya. Nine Tails membantunya memulihkan luka.

Kemudian dia memiliki chakra Enam Jalur Pertapa, yang juga mampu memberinya kemampuan memulihkan diri. Sayangnya, kemampuan SSP (Sage of Six Path) itu juga jarang digunakannya. Bahkan ketika melawan musuh terkuatnya seperti Momoshiki, dia belum juga mengaktifkan kekuatan legendaris tersebut.

Jika hal itu belum cukup, kalian tentu gak akan lupa jika Naruto juga memiliki DNA Hashirama di dalam tubuhnya. Bahkan ketika Sasuke harus dibiat kehilangan lengannya, Naruto berhasil pulih, karena semua bagian lengannya dibuat menggunakan sel Hashirama.

Hal itu secara tidak langsung juga memberinya kemampuan pemulihan diri yang sangat hebat kan. Secara teori, seharusnya serangan terkuat musuhnya tidak akan membunuhnya dengan mudah. Kecuali, Kawaki sebenarnya hanya “mengirim” Naruto ke luar negeri…. hehehe!

3. Naruto Memiliki Sasuke


Meskipun menjadi rival dan sering berantem, bahkan sampai harus dibayar dengan satu lengan yang putus, namun Sasuke itu sebenarnya sangat care lho dengan Naruto. Walaupun dia berkelana, namun Sasuke masih menyempatkan diri mengirimkan ucapan selamat atas pernikahan teman baiknya tersebut.

Selain menjadi rival, Sasuke ini seakan menjadi pelengkap kemampuan Naruto. Meskipun Sasuke bukan tipikal shinobi tipe sensor yang hebat, namun dia memiliki kemampuan khusus untuk merasakan chakra Naruto, bahkan ketika Naruto berada di dalam dimensi yang berbeda dengannya (baca lagi gih chapter 685.

Dengan demikian sebenarnya sangat susah melepaskan Naruto dari Sasuke. Kecuali, ya, kecuali jika benar Kawaki berhasil menghancurkan Konoha, dia harus membunuh Sasuke terlebih dahulu sebelum “mengirimkan” Naruto ke tempat misterius yang entah dimana itu berada.

Jika dimana ada Naruto bertarung Sasuke akan datang, dengan keduanya memiliki kekuatan yang sepadan saling bekerja sama, maka seharusnya seorang bocah kemarin sore seperti Kawaki tidak akan mampu menandingi keduanya.

Oh ya, sedikit menyinggung hubungan intim chakra Naruto dan Sasuke itu sebenarnya karena keduanya masing-masing separuh kekuatan Hagoromo. Dengan Sasuke mendapatkan separuhnya, yaitu bagian Yin, sedangkan Naruto bagian yang Yang.

Karena hal itulah, mereka berdua masing-masing bisa merasakan lokasi dimana “pasangannya” berada karena Yin-Yang yang saling beresonansi. Demikian ini juga menegaskan, jika Sasuke bukan tipe sensor, karena dia hanya bisa merasakan lokasi kehadiran Naruto saja.

4. Kawaki Mungkin Hanya Mengancam


“Aku akan mengirimmu ke tempat dimana aku mengirim Hokage ke-7, Boruto.”

Ya, hanya karena perkataan Kawaki itu saja yang membuat geger jagat dunia shinobi. Banyak fan baper tidak terima, dan mengancam tidak akan menonton anime Boruto jika Naruto mati (emangnya Masashi Kishimoto, atau Studio Pierrot sebagai produsen animenya peduli, ya?).

Namun sebenarnya menurut kami pernyataan Kawaki tersebut juga penuh tanda tanya. Apalagi ketika Kawaki tidak pernah mengatakan dengan jelas apa yang terjadi pada Naruto. Memang sih, Konoha diperlihatkan hancur, namun itu pun juga belum pasti apakah karena ulah bocah berambut ala mohawk ini.

Jelas, keterlaluan ketika membayangkan seorang Kawaki saja bisa mengalahkan Naruto yang kekuatannya saja setara dewa. Mungkin saja, dia membawa bala tentara, terjadi perang lagi, Konoha hancur, Sasuke mati, dan Naruto ikut terbunuh juga. Itu masih masuk akal. Jika dia seorang diri, sepertinya mustahil. Atau, benar sebenarnya kejadian tersebut sebenarnya hanya mimpi saja.

Pada versi manganya, memang kejadian tersebut dianggap sekadar mimpi Boruto. Namun versi animenya menyuguhkan adegan yang lebih dramatis, dan seakan itu bukan mimpi.

Prediksi lainnya, Kawaki hanya memindahkan Naruto saja (dan juga harus dengan Sasuke dan semua shinobi berkekuatan hebat lainnya di Konoha). Mungkin ke dimensi lain (sudah pernah terjadi bukan, pada pertarungan Naruto melawan Kaguya), ke planet lain, atau bisa jadi ke bulan.

Meskipun sebenarnya prediksi “mengirim” ke dimensi lain ini juga ada cacatnya, mengingat entah apa alasannya, Boruto mengenakan ikat kepalanya Sasuke dan juga menggunakan pedangnya. Bisa jadi Sasuke ikut “dikirim” juga ke dimensi lain. Tapi, kenapa pedangnya sampai ketinggalan ya? Padahal senjata pedang mejadi aset penting Sasuke selama bertarung.

5. Naruto Tidak Mungkin Terganti


Ini merupakan satu alasan kunci yang sangat penting kenapa Naruto tidak mati, dan tidak mungkin akan mati di tengah serial anime Boruto: Naruto Next Generations nantinya. Kok bisa? Tuh, jawabannya baru saja kami sebutkan.

Ya, meskipun Boruto ngotot selama penayangan anime yang dia bintangi, jika kali ini gilirannya, ini ceritanya, dia menyebut ayahnya bodoh, dan tidak mau disamakan dengan ayahnya, namun pada kenyataanya, Masashi Kishimoto masih memasukkan nama Naruto pada judulnya: Boruto: Naruto Next Generations.

Tidak mungkin lah Naruto mati. Dia karakter utama, pengarangnya saja juga gagal move on dengan tetap memasang nama Naruto di judul anime ini.

Itulah lima alasan dari kami kenapa Naruto tidak mati dalam anime Boruto. Apakah kalian ada alasan lainnya yang lebih baik?


Sumber: http://www.duniaku.net/2017/04/10/naruto-tidak-mati-boruto-terbaru/