Analisis Teori Shikamaru Telah Melampaui Ayahnya Di Semua Bidang

Shikamaru

Borutonesia.com - Shikamaru saat ini menjadi salah satu tokoh terpenting serial Boruto, dia termasuk karakter pembantu yang cukup sering muncul di serial Boruto sebagai Penasehat Hokage dan Ayah Shikadai. Sejak di serial Naruto, Shikamaru digambarkan sebagai salah satu orang yang paling cerdas dalam menyusun strategi, dibawah ayahnya, yang bahkan jauh lebih pintar Shikamaru. Jadi, apapun yang telah dilakukan oleh Shikamaru, ayahnya selalu satu langkah di depannya. Tapi kini semuanya telah berbeda.

Shikamaru kini menjadi salah satu orang paling penting di Konoha sebab dia adalah tangan kanan Naruto Uzumaki. Jika Naruto saat telah meningkat pesat, begitu juga Shikamaru. Bukankah hampir setiap karakter lain di Konohagakure juga ikuyt embaik setelah perang. Bahkan Naruto telah menjadi lebih kuat dibanding sebelum perang, dan lainnya juga mengalaminya. Jadi, untuk Shikamaru, apakah dia benar-benar lebih baik?

Nah, ini cukup sulit untuk dikatakan. Shikamaru tidak pandai dalam pertempuran satu lawan satu terutama karena level ninjutsunya sangat jauh di bawah Naruto. Tetapi dia sangat cerdas, dan bahkan bisa memenangkan banyak pertempuran tak seimbang dengan otaknya, itu membantunya menutupi kekurangannya dalam keterampilan bertarung yang tidak memadai.

Jadi, jika kita menilai Shikamaru atas dasar kemampuan bertarung tentu tidak akan adil. Shikamaru Nara merupakan seorang ahli strategi. Dia seorang penasihat bagi orang-orang kuat saat mereka tidak lagi tahu apa yang harus mereka lakukan dan di sanalah area di mana dia harus menjadi kuat. Tidak masalah apakah dia yang memimpin atau tidak.

Nara Shikaku

Di masa perang dialah yang mengatur strategi perang secara langsung sedangkan ayahnya memikirkan strategi perang di pusat informasi, setelah ayahnya tewas terkena Juubi Dama, Shikamaru-lah yang menjadi otak yang mengarahkan ribuan shinobi untuk membantu Naruto dan Sasuke mengalahkan musuhnya.

Setelah perang, Shikamaru Nara menjabat sebagai penasihat Kakashi, dan kemudian, setelah itu dia menjabat sebagai penasihat Naruto. Pada saat Boruto Naruto the Movie, Shikamaru telah digambarkan sebagai orang mengurusi berbagai hal penting di seluruh desa Konohagakure, tentu saja untuk membantu Naruto.

Itu adalah sesuatu yang berharga. Itulah area yang dia sukai, dan dia berhasil memanfaatkan kemampuannya ke titik tertinggi di Boruto mengingat dia sangat malas berlatih ninjutsu. Jadi, menganggap Shikamaru lemah memanglah tidak adil terutama jika kita melihatnya dari segi penguasaan ninjutsu.

Jika Anda ingat Shikaku Nara, ayah Shikamaru, dia juga dikenal karena kecerdasannya. Dia adalah pengguna Ninjutsu yang baik juga, dan memiliki kemampuan penting tentang Ninjutsu medis, tapi yang bagus darinya adalah kemampuan menyusun strategi. Bahkan Raikage ke-4 juga memuji Shikaku karena kemampuannya untuk menemukan strategi terbaik hanya dalam hitungan detik.

Shikamaru, pada saat ini, telah melampaui ayahnya sebagai ninja. Gelarnya sebagai orang terpenting di Konoha dan tangan kanan Hokage adalah apa yang tidak pernah dimiliki oleh ayahnya. Hampir setiap Shinobi lain dari generasi Naruto melampaui yang sebelumnya.

Naruto mengalahkan Jiraiya, Sasuke mengalahkan Orochimaru, Sakura mengalahkan Tsunade. Bahkan dari tim Shikamaru sendiri Choji melampaui ayahnya, dan Ino juga mengalahkan Inoichi Yamanaka.

Jadi akan masuk akal bagi Shikamaru untuk mengikuti pola tersebut, dan melampaui ayahnya juga, baik dalam Ninjutsu, Strategi, dan Posisi di Pemerimtahan Konoha. Saat ini Shikamaru telah memiliki peran yang jauh lebih penting bagi Konoha di serial Boruto, dan saya pikir dia pasti telah melampau ayahnya sekarang di segala bidang.